29 December 2005

MUNGKIN NANTI

Saatnya ku berkata
mungkin yang terakhir kalinya
Sudahlah lepaskan semua
kuyakin inilah waktunya
Mungkin saja kau bukan yang dulu lagi
Mungkin saja rasa itu telah pergi

Dan mungkin bila nanti
kita kan bertemu lagi
Satu pintaku jangan kau coba tanyakan kembali
Rasa yang kutinggal mati
Seperti hari kemarin
saat semua disini

Dan bila hatimu termenung
bangun dari mimpi2mu
Membuka hatimu yang dulu
cerita saat bersamaku
Mungkin saja kau bukan yang dulu lagi
Mungkin saja rasa itu telah pergi

Dan mungkin bila nanti kita kan bertemu lagi
Satu pintaku jangan kau coba tanyakan kembali
Rasa yang kutinggal mati
Seperti hari kemarin saat semua disini

Tak usah kau tanyakan lagi
Simpan untukmu sendiri
Semua sesal yang kau cari
semua rasa yang kau beri

28 December 2005

Pembicaraan di sela-sela waktu kerja, dengan rekan sekantor...
"mbak, enak jadi wanita karir apa ibu rumah tangga sih..??" tanyaku.
"dua-duanya dhan..." jawabnya. Ya elah..itu mah bukan milih namanya.
"kl disuruh milih...sekarang ini lohhh..(kebetulan seusia gt deehh..)"
"lho, ak maunya dua gt, tapi kl dah cukup ya mending nikah aja deh..heheheeh..."
Gila, nih pembicaraan berlanjut ampe panjaaangggg bgttt. Yang pokok-pokok aja yah..
"intinya, kalo aku sih pengen nikah, tapi jg ada kesibukan dhan..."
"maksudnya pekerjaan yg tidak mengikat??"
'ya gitu deh..."
"kayaknya susah kl sukses dua-duanya.." kataku.
"ibukku tuh bisa dhan...tapi ya gitu, dia kerjanya ngajar"
"yaah..kl gt mah sama aja..jadi PNS kan, semua jg mau mbak??"
"ya makanya, cari krja yg kayak gt aja..."
"hmmh...enakan jg gak kerja mbak, merid aja deh, ngurusin anak sm suami, itupun jg dah berat, gak gampang jg loh..ya nggak?''
"iya sihh..tapi kl ekonomi gak cukup gimana??"
"yee..kita gak lg bicarain soal ekonomi, kita bicarain merid apa kerja"
"kalo kamu dhan.."
"aku maunya merid deh, kalo aku kerja, masih mikirin kapan merid, tapi kalo dah merid tinggal mikirin hidup selanjutnya, dan itupun dah ada temen buat memikirkannya, lagian istri kan dah jd tanggung jawab suami mbak.."
"bener...tapi bantuin jg gpp kan"
"gpp banget..tp tdk wajib" jawabku lagi.
"trus..kesimpulannya apa..??" Tanyanya lagi.

"aku males kerja mbak....capek!!"


Yang Kunanti

Bulan desember...
Yang kunantikan, mengusik mimpi-mimpi..
Senyumku pergi lagi..

Ingin kuteriak..
hatiku melarang..
kalo memang begini maumu
untuk apa semua kata...
kau titip di hatiku

Yang ku pegang hanya kata
bukan janji-janji indah
yang membuat aku lupa diri

tatapanku kian jauh
kuharapkan bayanganmu
namun tiada.....
kunjung jua...
"Taun baru kemana mbak..??" tanya adik kostku.
"Gak ada rencana...di rumah aja deh, dah tua. Mang mo kemana?" jwbku.
"dulu kemana mbak...??"
"Taun kemaren jalan aja muter-muter ampe Batu"
"emang rame ya di batu.."
"ya iyalah, namanya juga taun baru"
"ga ada rencana keluar nih mbak...??"
"kayaknya gak ada, dah capek rin...selama taun baru di malang, mbak dah habisin malam taun baru dengan muterrrr-muterr gak karuan, rame-rame ma temen-temen, kayaknya dulu bisa enjoy bgtt yah...heheheh. Skr mah dah ga ad semangat lg, sama kayak semangat mbak yg males-malesan gt deh ngadhepin taun 2006...:p~"
"hihihi..iya, mbak cepetan dong merid. Buatin kita ponakan yg lucu gitu.."
"yee...maunya jg gt. ya elah...gak sadar jg apa kl gw dah tua..!! pdhl gw kan maunya merid bln ini yah...!! mungkin Tuhan belum izinkan, makanya doain donk"
Taun baru...gak ada yg special. Juga gak ada harapan muluk, dah capek berharap kali ya. Harapan yg paling besar, semoga orang tua dani senantiasa diberi kesehatan dan panjang umur, dan Alloh masih berikan dani kesempatan untuk bahagiakan mereka, utk wujudkan harapan mereka. Itu aja... (hmmmhh...jd pengen sedih, apa gw dah putus asa ngejalanin hidup ini yah). Dulu gw selalu pegang "jgn pernah putus asa, krn putus asa sama dgn mati..". Jadi gw gak pernah mau bilang kl gw putus asa. Hidup ini indah, dan cuma sekali. Jgn kita berharap hanya pada satu pintu yg setengah terbuka, masih banyak pintu-pintu lain yg terbuka untuk kita. Tinggal kita sendiri yg akan tentukan langkah, pintu mana yg kita tuju. Alloh tdk mengharamkan hambanya untuk mencari yg terbaik, karena Alloh jugalah yg memberikan kita kesempatan untuk mencari yg terbaik. :))
Bersama ataupun tidak, itu sudah menjadi suratan takdir. Hanya memohon petunjuk terbaiknya yg bisa menjadi kekuatan untuk menjalani yg sudah ada, jika bersama segerakanlah, jika tidak bersama, sadarkanlah. Semua telah aq jalani dgn keikhlasan hati....bersama ataupun tidak, itupun takdir illahi.
Gw dah kehilangan separo lebih semangat gw utk nerusin perjalanan ini....salahkah???

26 December 2005

Untuk Dikenang
Ingat Aku, Saat Kau Lewati…
Jalan Ini, Setapak Berbatu
Kenang Aku, Bila Kau Dengarkan
Lagu Ini, Terlantun Perlahan
Barisan Puisi Ini
Adalah Yang Aku Punya
Mungkin Akan Kau Lupakan
Atau Untuk Dikenang
Ingat Aku Bila Kau Terasing
Dalam Gelap Keramaian Kota
Tulisan DariKu Ini
Mencoba Mengabadikan
Mungkin Akan Kau Lupakan
Atau Untuk Dikenang
Doakanlah Aku Malam Ini
Sebelum Kau, Mengarungi Malam

23 December 2005

SaD LoVe SonG

Ngikutin gak serial drama korea di indosiar yg baru tamat 2 hr kemaren? Wihh..tragis bgtt. Ya gimana gak tragis, berakhir dgn kematian. Sediihhhh bgt liate..ampe berurai air mata. Bisa bgtt ngrasain. Heheheh...berlebihan deh ih. Pagi ini knp males bgtt yah. Belom maem soale. Pengen tidur bawaaannya. :(

17 December 2005

Sepuluh wasiat yang beliau ( Nabi Muhammad SAW) sampaikan merupakan mutiara yang termahal nilainya, bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholehah. Wasiat tsb adl:

1. Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan derajat wanita itu.
2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk sauami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikana dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah
3. Ya Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu org yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang
4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Ya Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhoaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridho kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah
6. Ya Fathimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikitpun. Didalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman sorga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.
8. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wannita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
10. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari sungai2 sorga. Allah mempermudah sakaratul-maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman sorga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal-mustaqim dengan selamat.

12 December 2005

AKUPUN TAK MAMPU....

Dulu...
Alloh menghadirkan seorang yg sabar, mengerti dan selalu memberikan aku cinta, kasih sayang dan perhatin yg sangat berlebih. Dia selalu menanyakan keberadaanku, menanyakan kesehatanku, menanyakan apakah aku tidak telat makan, apakah aku menginginkan sesuatu, ataukah aku ingin menitipkan sesuatu? Dia juga selalu mengingatkan aku di saat aku melupakan sesuatu, dia jg selalu mengingatkan aku jika aku merencanakan sesuatu, bahkan diapun mengingatkan aku apakah telah aku cuci pakaian kotorku, dan sudahkah aku sikat gigi sebelum ku pejamkan mataku? Atau sudahkah aku bersihkan wajahku sebelum aku beranjak ke selimut tebalku?? Saat matahari terbit, dia akan menelfonku, sekedar membangunkanku, juga menanyakan, pengen makan apakah aku pagi ini?? Dia selalu ingin menjadi orang nomor satu di hatiku, sahabat dan temanku datang dan pergi, juga menyakiti, tapi dia selalu ingin menjadi yg terbaik dan terbaik untukku, untuk hatiku. Dia menjagaku seperti menjaga sebuah mutiara yg sangat berharga, dia perlakukan aku layaknya seorang putri raja. Dia tidak akan membiarkan aku pergi seorang diri tanpa perlindungan dia. Dia tak akan pernah izinkan aku menggaruk tanganku yg gatal karena itu akan menjadikan lecet. Dia tdk pernah membiarkan aku menunggu kehadirannya, karena dia yg sll menunggu kehadiranku. Dia tidak pernah terlambat menelfonku krn tanpa ku harappun dia selalu menelfonku. Aku seringkali tdk mengharap hadirnya, karena tanpa ku harap-pun dia akan hadir. Dia akan rela menungguku berjam-jam hanya utk menemaniku ujian test masuk kerja, atau menunggu berlama-lama hanya utk menjemputku pulang kerja. Dia tidak pernah takut basah kuyup karena hujan deras atau panas menyengat hanya untuk mengantar kemanapun aku harus pergi. Dia tidak pernah bosan membawakanku helm dan jaket agar aku tidak kedinginan. Setiap kali aku marah, dia akan dengan sabar mendukungku, menghiburku tanpa kuminta, menuruti semua apa yg aku ingini. Dia tidak pernah menuntut lebih dari aku, dia tak pernah ingin merusakku, harga diriku, keegoisanku??Jika aku membuat kesalahan, akan dengan tulus dia memaafkanku. Jika berkali teman cowokku menelfonku, dia akan memberikan aku kesempatan utk menerimanya, jika aku mendapatkan SMS dr beberapa teman laki-lakiku, dia akan memberikan waktu utk membalasnya. Dia tidak pernah membenci teman-teman cowokku yg seringkali masih ingin menanyakan sisi hatiku yg kosong, dia selalu berusaha mengerti dan memberiku kesempatan untuk menjelaskan. Dia selalu membuat aku berpikir tenang, karena hampir semua tentangku dia yg memikirkannya. Aku benar benar seperti seorang putri raja yg sangat di manjakan...
SEMPURNAKAH DIA BAGIKU????? 99 dari 100 orang mengatakan "YA". Tapi "IYA" jugakah bagi aku??? Ternyata tidak. Mungkin aku adalah "manusia bodoh" yg tidak mengenal rasa bersyukur dengan apa yg Alloh berikan untukku. Sebenarnya apa yg menjadi kekurangannya?? Dengan segala cinta, pengorbanan, perhatian dan kasih sayangnya??? Dia yg memikirkan aku, lebih dari dia memikirkan hidupnya sendiri. Meskipun aku hanya sekedar sayang sama dia, apakah tidak cukup untuk memahami dan menerima semua pengorbanan dia?? Lalu apalagi?? Yang pasti, dia terlalu sempurna bagi aku. Bersamanya "aku tak pernah menangis."Dan terkadang, kesempurnaan itu yg menjadikan aku menjadi sosok yg sangat tidak bisa mandiri, tidak bisa berdiri di atas kakiku sendiri. Semua menjadi ketergantungan. Tanpa dia aku menjadi enggan dan takut saat naik angkot, tanpa dia aku jadi takut beli makan saat malam hari, tanpa dia aku menjadi takut untuk pergi jalan-jalan sendiri meski hanya sekedar ke pasar. Tanpa dirinya aku menjadi orang yg lemah. Dan aku menjadi sangat benciiiiiiii hal ini....!!! Cinta dia telah membuat aku menjadi sosok yg lemah. Aku tidak tahu, mungkinkah ini semua benar, tapi yg jelas aku begitu merasa terikat dengan begitu erat atas cinta dia terhadapku, hingga seolah aku tak bisa bernafas. Aku merasa terkekang, aku banyak kehilangan teman-teman dekatku terutama teman-teman cowok. Entah itu setan ataukah petunjuk yg sebenarnya, aku pun merasa tak mampu utk membalas kebahagiaan yg begitu tulus dia berikan padaku. Semua itu pun berakhir dengan begitu menyakitkan bagi dia. Aku telah menjadi sosok yg begitu kejam, menghancurkan hidupnya. Anehnya, duri yg aku tancapkan ternyata tidak membuat dia menjadi benci kpdku, dia pun masih memberikan penawaran utk menungguku. Ya Alloh...apa maksudnya?? Tapi sayangnya, aku pun sudah mamilih, hingga utk yg kedua kalinyapun aku mengecewakannya. Aku benar benar tidak bisa memberikan dia bahagia. Entah kenapa, hanya Alloh yg tahu jawabannya. Yg jelas, ada saat aku berharap, mudah-mudahan sosok suamiku kelak bukanlah seorang yg akan membalas semua sakit hatinya dia terhadapku. Semoga..... Karena aku telah benar-benar rela melepas segala tentang dia. Akupun tak ada keinginan utk bisa memberikan bahagia bagi dirinya.
Kini....
Alloh telah menghadirkan sosok yg berbeda. Aku bersama seorang yg aku cintai dengan sepenuh hati. Aku ingin mengarungi bahtera rumah tangga dan menghabiskan sisa hidupku bersamanya. Dia bukan sosok malaikat yg sempurna, yg selalu hadir saat kuingin dia hadir, yg selalu menelfon saat aku ingin dia telfon. Dia bukan sosok yg selalu mengkhawatirkan kesehatanku, keberadaanku, atau apa yg terjadi pada diriku. Dia akan dgn cuex membiarkan aku pulang malam sendirian, tanpa menelfon, dia akan biarkan aku kedinginan basah kuyup tanpa berpikir apa aku akan sakit. Dia sosok yg tetep akan enak makan meskipun aku sedang kelaparan, dia juga sosok yg tdk akan mementingkan diriku di banding apapun. Mungkin aku hanya bagian yg ke sekian dalam hatinya setelah keluarga, kuliah dan pekerjaan. Mungkin aku juga hanya selembar daun yg dia petik dari sebuah pohon yg kebetulan, dia menyukai daun itu... Mengapa harus aku?? Itu yg terkadang aku juga tdk tahu. Dia memang seringkali menomor sekiankan aku, dia memang seringkali membuat aku teteskan airmata, dia juga seringkali membuat aku menjadi sangat marah tanpa dia mau tahu apa penyebabnya. Apakah ini menyakitkan?? Tentu saja iya. Tapi aku selalu bisa memaafkannya, aku selalu bisa melupakan semua hal yg menyakitkan itu. Apakah ini balasan?? Hmmhh...aku tdk berharap begitu. Kenyataannya, aku mencintainya. Dan cinta yg aku rasakan jg bisa membuat aku menjadi menangis. Bahkan sering. Tapi aku selalu bisa memaafkan diriku sendiri. Karena aku tahu, dia mencintai aku. Meskipun kadangkala aku merasa aneh, yg manakah cinta yg sesungguhnya?? Aku hanya ingin sadari, bahwa setiap orang mempunyai cara yang berbeda untuk mengungkapkan rasa cintanya. Aku hanya ingin menyadari bahwa semua yang aku hadapi ini ujian?? Apakah aku jg harus tidak lulus dalam ujian kali ini. Cinta ataupun bukan cinta, ternyata seringkali tidak bisa membuat aku bisa bertahan. Penuh kasih sayang dan perhatian, ataupun yg biasa biasa sajapun tdk cukup membuat aku mampu menghadapinya. Lalu apa yg bisa aku perbuat??? Tidakkah aku mengenal rasa syukur atas semua rahmat yg telah DIA berikan untukku??? Ataukah memang aku tak mampu...??? Ya Alloh...aku merasa kalau aku ini benar-benar hamba yg tidak mengenal rasa syukur terhadap Engkau. Aku bukan siapa-siapa, juga bukan apa-apa. Jika Engkau berikan kesempatan kesekian kalinya, biarkan aku memilih jalan yg sebenarnya, meski aku juga tidak tahu, yang manakah jalan itu?? Yang pasti harapanku, aku ingin hidup tenang, bersama orang yg bisa menghargai aku, mengerti aku dan senantiasa menuntunku utk berada di jalan-Mu.Tidak menuntut hal-hal yang aku tidak mampu.... Karena aku hanyalah aku. Tidak lebih.

11 December 2005

JIKA WAKTU BISA KEMBALI...

Tanpa aku sadari, waktu berjalan begitu cepat. Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun selalu berjalan begitu cepat. Tanpa pernah peduli jika terkadang aku ingin hentikan waktu sejenak, untuk sekedar menikmati keindahan atau kepedihan yg sedang aku rasakan waktu itu. Jika saja waktu bisa aku putar kembali, tentu saja ingin aku sekali melewati masa-masa itu tanpa kesalahan, tanpa kegagalan dan tanpa satu keputusan yg salah. Sayangnya..waktu tidak akan pernah kembali. Setiap detik yg kita lewati akan selamanya kita tinggalkan. Begitu juga dengan semua yang aku miliki, mungkin saat ini kita memiliki semuanya, tapi apa kita tahu jika esok, kelak atau mungkin nanti, semua itu bisa hilang dan tak mungkin kembali. Kemaren dan hari ini, semuanya pasti berbeda. Dalam segala hal, begitupun yang aku miliki. Tak pernah ingin aku cari apa yang tak sama dan apa yg berbeda. Yang pasti semua itu memberikan hikmah yang tiada terkira. Sesungguhnya apa yg kita miliki hanyalah sebuah titipan dan amanah. Ada saat kita mendapatkan, dan ada saat kita harus melepaskan, kita harus merelakan. Entah dalam keadaan seperti apa kita pada saat itu. Jika saatnya sesuatu itu pergi, maka dia akan tetap pergi.
Begitupun dgn cinta, orang yg kita cintai, pekerjaan yg kita jalani, sahabat yg sll menemani, semua itu akan pergi meninggalkan kita, atau kita yg akan meninggalkan mereka. Jika saja waktu bisa kita hentikan sejenak, tentu akan aku hentikan waktu, disaat aku miliki semuanya, hingga aku tak akan pernah kehilangan.
Disaat aku kehilangan rasa cintaku, percayaku, seorangku...dan rasa percayaku pada "hatiku".
Benarkah aku bisa sendiri...??? Dan benarkah aku sendiri..???
Sahabat datang dan pergi, kadang mengkhianati. Begitupun rasa cinta, tak kan ada yg abadi. Keabadian hanya Alloh yang memiliki... Knp aku pun harus mempertanyakan kehendak-Mu, jika mencinta-Mu pun kdg ku lupa waktu??? Ya Alloh..maapkan aku, yg selalu menuntut-Mu. Sedang dosa-dosa-pun ku ukir setiap waktu. Ampuni aku...